Latihan soal pembulatan kelas 4 sd


admin Avatar
Latihan soal pembulatan kelas 4 sd

Berikut adalah artikel tentang latihan soal pembulatan kelas 4 SD, dengan panjang sekitar 1.200 kata, ditulis dengan jelas, memperhatikan spasi, dan output yang rapi, tanpa judul.

Pendahuluan

Memahami konsep pembulatan adalah salah satu keterampilan matematika dasar yang krusial bagi siswa kelas 4 Sekolah Dasar. Kemampuan ini tidak hanya membantu mereka dalam menyelesaikan soal-soal di sekolah, tetapi juga sangat berguna dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya, ketika memperkirakan jumlah uang yang dibutuhkan untuk membeli sesuatu, atau ketika membaca hasil pengukuran. Pembulatan memungkinkan kita untuk menyederhanakan angka-angka yang rumit menjadi angka yang lebih mudah dikelola, tanpa kehilangan makna penting dari nilai aslinya.

Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang latihan soal pembulatan untuk siswa kelas 4 SD. Kita akan mulai dengan meninjau kembali konsep dasar pembulatan, lalu membahas berbagai jenis pembulatan yang relevan untuk jenjang ini, dan yang terpenting, menyajikan serangkaian contoh soal beserta pembahasannya yang terperinci. Tujuannya adalah agar siswa dapat berlatih secara efektif dan menguasai teknik pembulatan dengan baik.



<p>Berikut adalah artikel tentang latihan soal pembulatan kelas 4 SD, dengan panjang sekitar 1.200 kata, ditulis dengan jelas, memperhatikan spasi, dan output yang rapi, tanpa judul.</p>
<p>” title=”</p>
<p>Berikut adalah artikel tentang latihan soal pembulatan kelas 4 SD, dengan panjang sekitar 1.200 kata, ditulis dengan jelas, memperhatikan spasi, dan output yang rapi, tanpa judul.</p>
<p>“></p>
<p><strong>Pentingnya Konsep Pembulatan</strong></p>
<p>Sebelum terjun ke latihan soal, mari kita pahami mengapa pembulatan itu penting. Dalam matematika, tidak semua situasi memerlukan ketepatan angka yang sangat tinggi. Seringkali, perkiraan yang mendekati sudah cukup. Pembulatan membantu kita dalam:</p>
<ul>
<li><strong>Menyederhanakan Angka:</strong> Angka seperti 3.14159265… menjadi lebih mudah diingat dan digunakan sebagai 3.14.</li>
<li><strong>Memperkirakan Hasil:</strong> Jika kita ingin membeli buku seharga Rp 23.750 dan pensil seharga Rp 12.250, kita bisa memperkirakan total biaya dengan membulatkan masing-masing harga menjadi Rp 24.000 dan Rp 12.000, sehingga total perkiraannya adalah Rp 36.000. Ini lebih cepat daripada menghitung secara pasti.</li>
<li><strong>Memahami Skala:</strong> Pembulatan membantu kita memahami seberapa besar atau kecil suatu nilai dibandingkan dengan angka bulat terdekat.</li>
<li><strong>Menghindari Kesalahan:</strong> Dengan angka yang lebih sederhana, risiko kesalahan perhitungan manual menjadi lebih kecil.</li>
</ul>
<p><strong>Dasar-Dasar Pembulatan</strong></p>
<p>Di kelas 4 SD, siswa biasanya diperkenalkan dengan pembulatan ke satuan terdekat, puluhan terdekat, dan ratusan terdekat. Aturan dasarnya sangat sederhana:</p>
<ol>
<li><strong>Identifikasi Angka yang Akan Dibulatkan:</strong> Tentukan angka mana yang ingin Anda bulatkan (misalnya, satuan, puluhan, ratusan).</li>
<li><strong>Perhatikan Angka di Sebelahnya (di sebelah kanan):</strong> Lihat angka yang berada tepat di sebelah kanan dari angka yang ingin dibulatkan.</li>
<li><strong>Aturan Pembulatan:</strong>
<ul>
<li>Jika angka di sebelah kanan adalah <strong>0, 1, 2, 3, atau 4</strong>, maka angka yang dibulatkan <strong>tetap sama</strong>. Semua angka di sebelah kanannya menjadi nol.</li>
<li>Jika angka di sebelah kanan adalah <strong>5, 6, 7, 8, atau 9</strong>, maka angka yang dibulatkan <strong>naik satu</strong>. Semua angka di sebelah kanannya menjadi nol.</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p>Mari kita coba dengan contoh sederhana sebelum masuk ke soal latihan.</p>
<ul>
<li>
<p><strong>Membulatkan 17 ke satuan terdekat:</strong></p>
<ul>
<li>
<p>Angka yang akan dibulatkan adalah 7 (satuan).</p>
</li>
<li>
<p>Angka di sebelah kanannya adalah tidak ada, atau bisa dianggap 0 jika kita membayangkannya sebagai 17.0.</p>
</li>
<li>
<p>Namun, kita fokus pada angka terakhir. Angka 7 adalah satuan. Kita perlu melihat angka di sebelah kanannya, yaitu angka sebelum 7 jika ada, atau kita perlu melihat angka yang menempati nilai tempat di sebelah kanannya. Untuk pembulatan ke satuan terdekat, kita lihat angka persepuluhan jika ada. Jika tidak ada, kita lihat angka satuan itu sendiri.</p>
</li>
<li>
<p><em>Revisi:</em> Aturan yang lebih tepat untuk pembulatan ke satuan terdekat adalah melihat angka di tempat <strong>persepuluhan</strong>. Jika angka persepuluhan tidak ada (misal 17), kita bisa menganggapnya 17.0. Angka persepuluhannya adalah 0. Karena 0 kurang dari 5, angka satuannya (7) tetap sama. Jadi, 17 dibulatkan ke satuan terdekat menjadi 17.</p>
</li>
<li>
<p><em>Mari kita gunakan aturan yang lebih umum dan mudah dipahami untuk kelas 4:</em></p>
<ul>
<li>
<p><strong>Pembulatan ke satuan terdekat:</strong> Lihat angka <strong>persepuluhan</strong>.</p>
<ul>
<li>Contoh: 17,3. Angka persepuluhannya adalah 3. Karena 3 < 5, angka satuannya (7) tetap. Hasilnya 17.</li>
<li>Contoh: 17,8. Angka persepuluhannya adalah 8. Karena 8 ≥ 5, angka satuannya (7) naik menjadi 8. Hasilnya 18.</li>
<li>Contoh: 17. Angka persepuluhannya dianggap 0. Karena 0 < 5, angka satuannya (7) tetap. Hasilnya 17.</li>
</ul>
</li>
<li>
<p><strong>Pembulatan ke puluhan terdekat:</strong> Lihat angka <strong>satuan</strong>.</p>
<ul>
<li>Contoh: 17. Angka satuannya adalah 7. Karena 7 ≥ 5, angka puluhannya (1) naik menjadi 2. Hasilnya 20.</li>
<li>Contoh: 14. Angka satuannya adalah 4. Karena 4 < 5, angka puluhannya (1) tetap. Hasilnya 10.</li>
<li>Contoh: 123. Angka satuannya adalah 3. Karena 3 < 5, angka puluhannya (2) tetap. Hasilnya 120.</li>
<li>Contoh: 127. Angka satuannya adalah 7. Karena 7 ≥ 5, angka puluhannya (2) naik menjadi 3. Hasilnya 130.</li>
</ul>
</li>
<li>
<p><strong>Pembulatan ke ratusan terdekat:</strong> Lihat angka <strong>puluhan</strong>.</p>
<ul>
<li>Contoh: 175. Angka puluhannya adalah 7. Karena 7 ≥ 5, angka ratusannya (1) naik menjadi 2. Hasilnya 200.</li>
<li>Contoh: 145. Angka puluhannya adalah 4. Karena 4 < 5, angka ratusannya (1) tetap. Hasilnya 100.</li>
<li>Contoh: 1234. Angka puluhannya adalah 3. Karena 3 < 5, angka ratusannya (2) tetap. Hasilnya 1200.</li>
<li>Contoh: 1278. Angka puluhannya adalah 7. Karena 7 ≥ 5, angka ratusannya (2) naik menjadi 3. Hasilnya 1300.</li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
<p><strong>Latihan Soal Pembulatan Kelas 4 SD</strong></p>
<p>Mari kita mulai dengan serangkaian soal latihan yang mencakup berbagai jenis pembulatan.</p>
<p><strong>Bagian 1: Pembulatan ke Satuan Terdekat</strong></p>
<p>Instruksi: Bulatkan bilangan-bilangan berikut ke satuan terdekat.</p>
<ol>
<li>25,3</li>
<li>78,9</li>
<li>14,5</li>
<li>92,1</li>
<li>67,7</li>
<li>105,4</li>
<li>231,6</li>
<li>499,8</li>
<li>80,2</li>
<li>35,0</li>
</ol>
<p><strong>Pembahasan Bagian 1:</strong></p>
<p>Dalam pembulatan ke satuan terdekat, kita melihat angka di tempat persepuluhan.</p>
<ol>
<li><strong>25,3:</strong> Angka persepuluhan adalah 3. Karena 3 lebih kecil dari 5, angka satuan (5) tetap. Hasilnya adalah <strong>25</strong>.</li>
<li><strong>78,9:</strong> Angka persepuluhan adalah 9. Karena 9 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka satuan (8) naik menjadi 9. Hasilnya adalah <strong>79</strong>.</li>
<li><strong>14,5:</strong> Angka persepuluhan adalah 5. Karena 5 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka satuan (4) naik menjadi 5. Hasilnya adalah <strong>15</strong>.</li>
<li><strong>92,1:</strong> Angka persepuluhan adalah 1. Karena 1 lebih kecil dari 5, angka satuan (2) tetap. Hasilnya adalah <strong>92</strong>.</li>
<li><strong>67,7:</strong> Angka persepuluhan adalah 7. Karena 7 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka satuan (7) naik menjadi 8. Hasilnya adalah <strong>68</strong>.</li>
<li><strong>105,4:</strong> Angka persepuluhan adalah 4. Karena 4 lebih kecil dari 5, angka satuan (5) tetap. Hasilnya adalah <strong>105</strong>.</li>
<li><strong>231,6:</strong> Angka persepuluhan adalah 6. Karena 6 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka satuan (1) naik menjadi 2. Hasilnya adalah <strong>232</strong>.</li>
<li><strong>499,8:</strong> Angka persepuluhan adalah 8. Karena 8 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka satuan (9) naik menjadi 10. Ini berarti angka puluhan (9) juga naik. Angka 9 di satuan menjadi 0, dan angka 9 di puluhan naik menjadi 10. Angka 0 di ratusan naik menjadi 1. Hasilnya adalah <strong>500</strong>.</li>
<li><strong>80,2:</strong> Angka persepuluhan adalah 2. Karena 2 lebih kecil dari 5, angka satuan (0) tetap. Hasilnya adalah <strong>80</strong>.</li>
<li><strong>35,0:</strong> Angka persepuluhan adalah 0. Karena 0 lebih kecil dari 5, angka satuan (5) tetap. Hasilnya adalah <strong>35</strong>.</li>
</ol>
<p><strong>Bagian 2: Pembulatan ke Puluhan Terdekat</strong></p>
<p>Instruksi: Bulatkan bilangan-bilangan berikut ke puluhan terdekat.</p>
<ol>
<li>43</li>
<li>87</li>
<li>125</li>
<li>360</li>
<li>718</li>
<li>950</li>
<li>109</li>
<li>241</li>
<li>555</li>
<li>682</li>
</ol>
<p><strong>Pembahasan Bagian 2:</strong></p>
<p>Dalam pembulatan ke puluhan terdekat, kita melihat angka di tempat satuan.</p>
<ol>
<li><strong>43:</strong> Angka satuan adalah 3. Karena 3 lebih kecil dari 5, angka puluhan (4) tetap. Hasilnya adalah <strong>40</strong>.</li>
<li><strong>87:</strong> Angka satuan adalah 7. Karena 7 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka puluhan (8) naik menjadi 9. Hasilnya adalah <strong>90</strong>.</li>
<li><strong>125:</strong> Angka satuan adalah 5. Karena 5 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka puluhan (2) naik menjadi 3. Hasilnya adalah <strong>130</strong>.</li>
<li><strong>360:</strong> Angka satuan adalah 0. Karena 0 lebih kecil dari 5, angka puluhan (6) tetap. Hasilnya adalah <strong>360</strong>.</li>
<li><strong>718:</strong> Angka satuan adalah 8. Karena 8 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka puluhan (1) naik menjadi 2. Hasilnya adalah <strong>720</strong>.</li>
<li><strong>950:</strong> Angka satuan adalah 0. Karena 0 lebih kecil dari 5, angka puluhan (5) tetap. Hasilnya adalah <strong>950</strong>.</li>
<li><strong>109:</strong> Angka satuan adalah 9. Karena 9 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka puluhan (0) naik menjadi 1. Hasilnya adalah <strong>110</strong>.</li>
<li><strong>241:</strong> Angka satuan adalah 1. Karena 1 lebih kecil dari 5, angka puluhan (4) tetap. Hasilnya adalah <strong>240</strong>.</li>
<li><strong>555:</strong> Angka satuan adalah 5. Karena 5 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka puluhan (5) naik menjadi 6. Hasilnya adalah <strong>560</strong>.</li>
<li><strong>682:</strong> Angka satuan adalah 2. Karena 2 lebih kecil dari 5, angka puluhan (8) tetap. Hasilnya adalah <strong>680</strong>.</li>
</ol>
<p><strong>Bagian 3: Pembulatan ke Ratusan Terdekat</strong></p>
<p>Instruksi: Bulatkan bilangan-bilangan berikut ke ratusan terdekat.</p>
<ol>
<li>123</li>
<li>589</li>
<li>745</li>
<li>1050</li>
<li>2310</li>
<li>899</li>
<li>450</li>
<li>675</li>
<li>1349</li>
<li>2051</li>
</ol>
<p><strong>Pembahasan Bagian 3:</strong></p>
<p>Dalam pembulatan ke ratusan terdekat, kita melihat angka di tempat puluhan.</p>
<ol>
<li><strong>123:</strong> Angka puluhan adalah 2. Karena 2 lebih kecil dari 5, angka ratusan (1) tetap. Hasilnya adalah <strong>100</strong>.</li>
<li><strong>589:</strong> Angka puluhan adalah 8. Karena 8 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka ratusan (5) naik menjadi 6. Hasilnya adalah <strong>600</strong>.</li>
<li><strong>745:</strong> Angka puluhan adalah 4. Karena 4 lebih kecil dari 5, angka ratusan (7) tetap. Hasilnya adalah <strong>700</strong>.</li>
<li><strong>1050:</strong> Angka puluhan adalah 5. Karena 5 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka ratusan (0) naik menjadi 1. Hasilnya adalah <strong>1100</strong>.</li>
<li><strong>2310:</strong> Angka puluhan adalah 1. Karena 1 lebih kecil dari 5, angka ratusan (3) tetap. Hasilnya adalah <strong>2300</strong>.</li>
<li><strong>899:</strong> Angka puluhan adalah 9. Karena 9 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka ratusan (8) naik menjadi 9. Hasilnya adalah <strong>900</strong>.</li>
<li><strong>450:</strong> Angka puluhan adalah 5. Karena 5 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka ratusan (4) naik menjadi 5. Hasilnya adalah <strong>500</strong>.</li>
<li><strong>675:</strong> Angka puluhan adalah 7. Karena 7 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka ratusan (6) naik menjadi 7. Hasilnya adalah <strong>700</strong>.</li>
<li><strong>1349:</strong> Angka puluhan adalah 4. Karena 4 lebih kecil dari 5, angka ratusan (3) tetap. Hasilnya adalah <strong>1300</strong>.</li>
<li><strong>2051:</strong> Angka puluhan adalah 5. Karena 5 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka ratusan (0) naik menjadi 1. Hasilnya adalah <strong>2100</strong>.</li>
</ol>
<p><strong>Bagian 4: Soal Cerita Pembulatan</strong></p>
<p>Instruksi: Baca soal cerita berikut, lalu bulatkan angka yang diminta.</p>
<ol>
<li>Ayah membeli 3 kg beras dengan harga Rp 12.750 per kg. Berapa kira-kira total harga beras jika dibulatkan ke ratusan terdekat?</li>
<li>Sebuah toko memiliki stok 245 buah pensil. Jika mereka ingin mengemas pensil tersebut ke dalam kotak yang masing-masing berisi 100 buah, berapa kotak penuh yang bisa mereka isi, dan berapa sisa pensilnya jika kita membulatkan jumlah pensil ke puluhan terdekat? (Fokus pada pembulatan jumlah pensil ke puluhan terdekat untuk mengetahui jumlah yang siap dikemas).</li>
<li>Dalam sebuah acara, terdapat 897 tamu undangan. Jika kita ingin memperkirakan jumlah tamu yang hadir dengan membulatkan ke ratusan terdekat, berapa perkiraannya?</li>
<li>Siti menabung uang jajan selama seminggu. Total tabungannya adalah Rp 45.600. Berapa jumlah tabungan Siti jika dibulatkan ke puluhan terdekat?</li>
<li>Sebuah mobil dapat menempuh jarak 328 kilometer dalam satu hari. Berapa jarak yang ditempuh mobil tersebut jika dibulatkan ke ratusan terdekat?</li>
</ol>
<p><strong>Pembahasan Bagian 4:</strong></p>
<ol>
<li>
<p><strong>Soal 1:</strong> Harga per kg beras adalah Rp 12.750. Kita perlu membulatkan ini ke ratusan terdekat untuk mencari perkiraan total harga.</p>
<ul>
<li>Angka yang akan dibulatkan adalah 12.750.</li>
<li>Untuk pembulatan ke ratusan terdekat, kita lihat angka puluhannya, yaitu 5.</li>
<li>Karena 5 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka ratusannya (7) naik menjadi 8.</li>
<li>Jadi, Rp 12.750 dibulatkan menjadi Rp 12.800 per kg.</li>
<li>Total harga perkiraan = 3 kg * Rp 12.800/kg = Rp 38.400.</li>
<li><em>Jawaban:</em> Kira-kira <strong>Rp 38.400</strong>. (Jika diminta membulatkan total harga akhir, maka 3 * 12750 = 38250, dibulatkan ke ratusan terdekat menjadi 38300). Namun, fokus soal adalah perkiraan harga per kg, lalu dikalikan. Mari kita asumsikan soal menginginkan pembulatan harga per kg.</li>
</ul>
</li>
<li>
<p><strong>Soal 2:</strong> Stok pensil adalah 245 buah. Kita diminta membulatkan jumlah pensil ke puluhan terdekat.</p>
<ul>
<li>Angka yang akan dibulatkan adalah 245.</li>
<li>Untuk pembulatan ke puluhan terdekat, kita lihat angka satuannya, yaitu 5.</li>
<li>Karena 5 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka puluhannya (4) naik menjadi 5.</li>
<li>Jadi, 245 buah pensil dibulatkan menjadi 250 buah.</li>
<li>Jika mereka ingin mengemas dalam kotak berisi 100 buah, maka 250 buah pensil akan menghasilkan 2 kotak penuh (2 x 100 = 200) dengan sisa 50 buah.</li>
<li><em>Jawaban:</em> Jumlah pensil yang siap dikemas dibulatkan menjadi <strong>250 buah</strong>. (Mereka bisa mengisi 2 kotak penuh dengan sisa 50 buah).</li>
</ul>
</li>
<li>
<p><strong>Soal 3:</strong> Terdapat 897 tamu undangan. Kita perlu membulatkan jumlah tamu ke ratusan terdekat.</p>
<ul>
<li>Angka yang akan dibulatkan adalah 897.</li>
<li>Untuk pembulatan ke ratusan terdekat, kita lihat angka puluhannya, yaitu 9.</li>
<li>Karena 9 lebih besar dari atau sama dengan 5, angka ratusannya (8) naik menjadi 9.</li>
<li>Jadi, 897 tamu dibulatkan menjadi 900 tamu.</li>
<li><em>Jawaban:</em> Perkiraannya adalah <strong>900 tamu</strong>.</li>
</ul>
</li>
<li>
<p><strong>Soal 4:</strong> Total tabungan Siti adalah Rp 45.600. Kita perlu membulatkan jumlah tabungan ke puluhan terdekat.</p>
<ul>
<li>Angka yang akan dibulatkan adalah 45.600.</li>
<li>Untuk pembulatan ke puluhan terdekat, kita lihat angka satuannya, yaitu 0.</li>
<li>Karena 0 lebih kecil dari 5, angka puluhannya (0) tetap.</li>
<li>Jadi, Rp 45.600 dibulatkan menjadi Rp 45.600.</li>
<li><em>Jawaban:</em> Jumlah tabungan Siti dibulatkan menjadi <strong>Rp 45.600</strong>. (Dalam kasus ini, angka satuan sudah nol, sehingga pembulatan ke puluhan terdekat tidak mengubah nilai).</li>
</ul>
</li>
<li>
<p><strong>Soal 5:</strong> Mobil menempuh jarak 328 kilometer. Kita perlu membulatkan jarak ini ke ratusan terdekat.</p>
<ul>
<li>Angka yang akan dibulatkan adalah 328.</li>
<li>Untuk pembulatan ke ratusan terdekat, kita lihat angka puluhannya, yaitu 2.</li>
<li>Karena 2 lebih kecil dari 5, angka ratusannya (3) tetap.</li>
<li>Jadi, 328 kilometer dibulatkan menjadi 300 kilometer.</li>
<li><em>Jawaban:</em> Jarak yang ditempuh mobil tersebut jika dibulatkan ke ratusan terdekat adalah <strong>300 kilometer</strong>.</li>
</ul>
</li>
</ol>
<p><strong>Tips Tambahan untuk Siswa</strong></p>
<ul>
<li><strong>Visualisasikan:</strong> Bayangkan garis bilangan. Jika angka yang Anda lihat berada di paruh kedua dari dua angka bulat, bulatkan ke atas. Jika berada di paruh pertama, bulatkan ke bawah (tetap).</li>
<li><strong>Latihan Rutin:</strong> Semakin sering berlatih, semakin mudah konsep ini dipahami. Mintalah orang tua atau guru untuk memberikan soal tambahan.</li>
<li><strong>Pahami Pertanyaan:</strong> Pastikan Anda tahu ke nilai tempat mana Anda diminta untuk membulatkan (satuan, puluhan, ratusan).</li>
<li><strong>Gunakan Angka dalam Kehidupan Nyata:</strong> Coba perhatikan angka-angka di sekitar Anda, seperti harga barang, jarak, atau jumlah benda. Cobalah untuk membulatkannya secara mental.</li>
</ul>
<p><strong>Kesimpulan</strong></p>
<p>Konsep pembulatan adalah alat matematika yang sangat berguna. Dengan memahami aturan dasar dan berlatih secara konsisten melalui soal-soal latihan, siswa kelas 4 SD dapat menguasai keterampilan ini dengan baik. Pembulatan membantu menyederhanakan angka, memperkirakan hasil, dan membuat pemahaman tentang kuantitas menjadi lebih mudah. Soal-soal yang disajikan dalam artikel ini mencakup berbagai skenario, dari pembulatan sederhana hingga aplikasi dalam soal cerita, yang diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan kepercayaan diri siswa dalam menghadapi soal pembulatan. Teruslah berlatih, dan Anda akan menjadi ahli dalam pembulatan!</p>
</div>
    
    
    
    
    <div class=

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *